Senin, 24 April 2017

Sejarah ayam pakhoy

         


Saya akan membahas tentang pakhoy. Ayam Pakhoy merupakan salah satu generasi ayam aduan modern.  Nama pakhoy singkatan dari Pama-Khoy yang diambil dari istilah di negeri Siam (Thailand) yang diartikan sebagai penumpas setan atau pembunuh setan (ฆ่า ปีศาจ), dimana setan yang istimewa disini adalah sebutan untuk jenis ayam Pama atau ayam aduan asli dari Birma atau Myanmar, Yang di era tahun 2000 sempat menjadi arena arena yang sudah malang melintang berbagai jenis ayam aduan seperti ayam Bangkok, tergantung ayam pama memiliki postur badan yang lebih kecil dari ayam Bangkok, jenis Pama ini memiliki kecepatan, akurasi, timpukan-timpukan ke arah mata atau Kepala dengan efek yang mematikan lawanUntuk ukuran kelas di bawah 3 kg ayam Birma di arena sabung ayam di bangkok hampir tidak terkalahkan, makanya ayam birma di juluki ayam pama/ayam setan. Ayam Pakhoy adalah ayam generasi termutakhir sebagai jawaban terhadap ketangguhan ayam birma / pama.
Belajar dari karakter permainan ayam birma dengan kecenderungan kelebihan ke arah muka dan kepala atau nilai ke arah atas dan selalu menghindar, maka pada awal kemunculan ayam pakhoy memiliki gaya permainan dengan ayam birma, yaitu banteng selalu bergoyang (rempug) menempel secara mendatar ke bawah mematuk Sembarangan dan rasa badan apa yang dipatuknya pasti dipukul, dengan pukulan yang sangat keras dan cepat (tempel pukul).

Pakhoy


Dengan gaya seperti ini membuat ayam Birma tidak diberikan kesempatan menghindar dan nilai ke arah kepala karena ayam pakhoy kepala berdiri mendatar dan selalu menempel dengan. Lahirnya ayam pakhoy bermula dari generasi persilangan antara ayam Malaysia yang biasa disebut ayam ujung dengan jenis ayam siam atau ayam Bangkok.Karakter ayam Bangkok sebagian besar kita sudah mengetahui gaya permainannya yang indah seperti tengok kiri kanan matuk kepala nanti, nyorok ke bawah bongkar nilai dari belakang dan mampu mengunci lawan (ngalung).Sementara ayam ujung Malaysia merupakan jenis ayam laga sambung taji atau taji / jalu asli, memiliki gaya permainan nominal sangat cepat tanpa harus ditempel dan memeluk, pukulannya sangat keras ke arah tubuh dan timah sembarangan apa yang di patuknya dominan ke arah semua tubuh mana saja , Sehingga memungkinkan untuk lebih cepat dapat melukai dan menikam lawan dengan taji.Perpaduan antara kedua sifat inilah yang diharapkan dapat meredam gaya permainan ayam Birma.Ayam Pakhoy bergambar berkembang pesat di seputar layar antara Thailand dengan Malaysia, sehingga pada orang yang gagah ayam ini dengan ayam kampung Thailand selatan, maka menyebar ke seluruh Thailand bahkan ke ke indonesia .Tentu dengan segala kekurangan dan kelebihannya generasi ayam pakhoy sekarang sudah semakin baik, memang pada pas ayam pakhoy hanya bisa digunakan untuk melawan ayam Birma, akankah sekarang ini bisa bersaing dengan berbagai jenis ayam aduan yang ada.Dengan tingkat persaingan di antara peternak dan penghobi ayam aduan sehingga membuat persaingan dalam menciptakan dan memperdagangkan ayam aduan modern dengan berbagai cara, tentunya dengan perpaduan yang selektif dari berbagai jenis ayam aduan yang ada seperti ayam Birma, ayam Vietnam (Saigon), pagonthai, Ayam Kamboja, ayam Teksas Philipina, ayam Brasil Dll.

Jadi membuat generasi ayam pakhoy saat ini memiliki karakter permainan yang sangat lengkap dan sekan-akan memiliki inteligensi (kecerdasan) yang lebih.Ayam pakhoy tunggakan bisa getget kesuan banyak penggemar ayam aduan.Karakter paling mudah untuk menentukan jenis ayam pakhoy ini adalah pada gaya permainannya yang sangat agresif cederung merapat datar searah badan (merangsek) lawan, cepat dan ada ptatif dalam menyesuaikan gaya permainan lawan.Ayam ini tergambar memiliki ciri khas yang dominan mematuk punggung lawan dan imbuhnya keras ke arah tubuh bawah ke tengkuk lawan tapi kini ayam pakhoy mampu mematuk dan saling keras.Karakter permainan ini mampu mematikan gaya permainan ayam Birma yang memiliki gaya bertarung sambil mundur, mengelak, bahkan lari-lari sambil terus-menerus memberikan pukulan ke arah ke arah kepala. Ayam Bangkok dengan gaya ortodok yang lebih banyak kontrol lawan akan kewalahan tarela birma yang urakan, kadang atret atau lari-lari sambil imbas dengan timpuk / nyimprat. Oleh karena itu, ayam Pakhoy memiliki karakter yang diciptakan dengan mencari kelemahan ayam Birma yang selain memiliki tulangan lebih halus, ayam Birma tidak mampu bertarung secara rapat. Oleh karena itu diciptakanlah ayam Pakhoy yang senang merapat dengan gaya masuk ke sayap, menunduk cepat ke selangkangan dan dengan cepat keluar dari belakang atau menyangkul badan musuh dari depan.Dengan mematuk punggung lawan (ngrangkok) dan kelebihan keras ke arah tubuh dan sayap ayam birma memiliki tulangan cenderung lebih halus karena tidak tahan menerima pukulan ke arah badan. Pukulan jenis ini disebut pukulan cangkul, oleh karena itu di tanah air Pakhoy juga sering disebut "ayam cangkul".Tehnik permainannya seperti ayam Bangkok ada peluk, nyayap, kilas, nyorok ke bawah bongkar dan pukulan keras ke sembarang badan. Pada wujud ayam pakhoy memang sengaja diciptakan dari beberapa kelemahan yang ada pada ayam Birma.Namun sekarang ini sudah banyak jenis generasi yang berasal dari dasar ayam pakhoy iniseperti MAKHOY (Pama-pakhoy) silangan birma-pakhoy, PATHAI silangan Bangkok-pakhoy, SAKHOY (Saigon pakhoy) silanganayam Saigon pak lain hoy, BRAKHOY (brasil pakhoy), PAGONTHAI Pakhoy-saigon-thai) dan lain-, diharapkan mampu untuk melawan berbagai jenis ayam aduan yang ada.