AYAM JAWARA KITA

HOBY AYAM PETARUNG

Monday, 7 August 2017

cara mengobati & mencegah gigitan nyamuk


Nyamuk sangat berbahaya bagi manusia mau unggas, terutama bagi ayam 
Satu kali gigitan bisa membuat ayam kita menjadi lemas, lesu, pucat, sakit dan bisa mengakibatkan kematian.
Sebetulnya penyakit yang menyerang ayam lebih sering bukan berasal dari virus lain' seperti TETELO, FLU BURUNG, ELUK atau yang lainnya di karenakan akibat gigitan nyamuk. Lalu Kenapa nyamuk sangat membahayakan dan selalu merugikan para peternak ayam.
Para peternak ayam pasti pernah mengalami hal tersebut, biasanya di awali ayam mati satu bisa merambat ke yang lain ( Kenapa bisa merambat ke yang lainnya ) karena sebelum nyamuk itu menggigit ayam sehat' mereka lebih dulu menggigit ayam yang sudah terserang/sakit, lalu berpindah pindah ke ayam lain yang masih sehat. Karena itu kenapa serangangan penyakit ayam selalu merambat ke peternak lain.
Nyamuk sering menggit apa saja mulai dari bangkai, tumbuh tumbuhan yang beracun, hewan yang sudah terkena penyakit dll.

 Ciri ciri gejala ayam sudah terserang/sakit.
terlihat lesu, jengger berubah warna gelap/hitam, mata terlihat merah ke kuning kuningan,
Tidak mau makan lebih sering minum, ayam lebih sering diam/menunduk.
Jika ciri ciri seperti itu di temukan supaya tidak menyebar segeralah kalian menjauhkan ayam tersebut.
Sebetulnya ada cara supaya ayam tidak tergigit oleh nyamuk. 
Kurung tertutup rampat menggunakan kelambu/jaring.
Bisa juga di masukan karung.


Satu lagi saya ingin menambahkan cara mengobati bekas gigitan nyamuk.
Pernah kah kalian mengalami kaki dan lutut ayam benjol benjol seperti bekas luka pasti nya pernah. Lutut ayam terlihat lebih besar kaku bukan hanya di lutut saja, di jengger, pangkal paha, sikut sayap.
Kendala seperti ini bisa membuat ayam kesayangan kita menjadi mudah cape nafas gampang drof, ayam tidak mau di pegang disebabkan kesakitan.
Cara mengobatinya tidak terlalu sulit cuma proses nya lumayan.
Kalian tinggal membalur bekas gigitan nyamuk menggunakan oli bekas 
Bebas mau oli apa saja cuma saya sarankan jagan yang baru karena oli bekas proses nya cepat lakukan setiap seminggu 2x sampai luka nya mengering dan lihat hasilnya.
Itu saja artikel kali ini semoga bisa bermanfaat jika ada yang ingin dipertanyakan silahkan berkomentar :



No comments:

Post a Comment